PERANGKAT PENYIMPAN DATA PADA KOMPUTER
Setelah semua data dan perintah dimasukkan ke dalam
computer untuk diproses, maka bentuk keluarannya tersimpan dalam media
penyimpanan khusus. Data tersebut saat tidak ada aliran listrik ke dalam system
maka data yang tersimpan tidak hilang (terhapus) karena bersifat nonvolatile.
Data tersebut disimpan menggunakan perangkat khusus secara magnetic, optic, dan
elektronik.
Perangkat Penyimpan Data Secara Magnetik
Media penyimpan data secara magnetic terbuat dari
bahan electromagnet dan proses penyimpanan dilakukan dengan cara memagnetisasi
data tersebut. Perangkat penyimpan data dengan cara magnetic ini diantaranya
adalah disket (Floppy Disc) dan hard disk. Alat yang dipakai untuk melakukan
proses penyimpanan melalui disket disebut adalah disk drive atau floppy
diskdrive. Sedangkan untuk hard disk, hard drive-nya menyatu dengan madianya.
Disket yang pada umumnya digunakan memiliki ukuran 5,25” (inch) yang dapat menyimpan data maksimal sebesar 360 Kb. Disket ini sudah mulai banyak ditinggalkan dan sedangkan disket yang ukuran 3,5” (inch) dapat menyimpan data sebesar maksimal 1,4 Mb. Hard disk untuk komputer pribadi atau sering dikenal dengan sebutan PC (Personal Computer) saat ini rata-rata mempunyai kapasitas penyimpanan data lebih dari 100 Gb.
Disket yang pada umumnya digunakan memiliki ukuran 5,25” (inch) yang dapat menyimpan data maksimal sebesar 360 Kb. Disket ini sudah mulai banyak ditinggalkan dan sedangkan disket yang ukuran 3,5” (inch) dapat menyimpan data sebesar maksimal 1,4 Mb. Hard disk untuk komputer pribadi atau sering dikenal dengan sebutan PC (Personal Computer) saat ini rata-rata mempunyai kapasitas penyimpanan data lebih dari 100 Gb.
Perangkat Penyimpan Data Secara Optik
Media penyimpan data secara optic tersebut terbuat dari optic (kaca) yang
dapat dilalui sinar atau cahaya.proses penyimpanannya dilakukan dengan cara
menguraikan cahaya putih dalam spectrum warna dan kemudian disimpan dalam media
tersebut. Perangkat penyimpan data secara optic adalah CD-ROM (Compact
Disc-Read Only Memory) dan DVD-ROM (Digital Video Disc-Read Only Memory). Data
yang dapat disimpan dalam CD-ROM ini cukup besar, mencapai 750 Mb. Sedangkan
pada DVD-ROM data yang dapat tersimpan mencapai 4,3 Gb. Alat yang dipakai dalam
media CD-ROM dan DVD-ROM disebut dengan CD Drive dan DVD Drive. Dalam
perkembangannya, alat ini juga bias digunakan untuk menghapus dan
menulis/menyimpan ulang data CD-ROM maupun DVD-ROM. Alat ini biasa disebut
dengan CD-R/W atau DVD-R/W (Read/Write). CD-ROM
(Compact Disc Read Only Memory) adalah media untuk menyimpan data atau
informasi lainnya dalam jumlah yang sangat besar (lebih dari 600 MegaByte).
Jauh lebih besar jika kita bandingkan dengan floppy disk (1,4 MB)
DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi
penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang
jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD
ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film
besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati
dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan
teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan
rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.
Semakin besar cache (memori buffer) yang dimiliki DVD-ROM, semakin cepat
penyaluran data yang dapat dilakukan.
DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali
ataupun lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki macam-macam
versi, yaitu : DVD-R for General, hanya sekali penulisan DVD-R for Authoring,
hanya sekali penulisan DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali DVD-RW, dapat
ditulis berulang kali DVD+R, hanya sekali penulisan Setiap versi DVD recorder
dapat membaca DVD-ROM disc.
Perangkat Penyimpan Data Secara Elektronik
Media ini terbuat dari rangkaian komponen elektronik yang berukuran sangat
kecil (micro). Proses penyimpanan seperti halnya pada RAM, yaitu berupa pulsa
listrik yang tersimpan dalam mikroprosesor. Perbedaannya dengan RAM adalah
sifat datanya non Volatile yaitu tidak terhapus saat tidak ada aliran listrik.
Perangkat penyimpan data secara elektronik ini diantaranya adalah Memory Card
atau Memory Stick yang biasanya dipakai pada perangkat kamera digital atau
perangkat game. Sekarang ini, dapat juga ditemukan dipasaran jenis penyimpanan
data secara elektronik berukuran sangat kecil yang disebut dengan Flash Disk.
Alat yang digunakan untuk melakukan proses data disebut sebagai Card Reader.
Random Access Memory ( RAM )
Adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya
dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut
dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik,
disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa
komputer untuk mengakses data secara berurutan. Pertama kali dikenal pada tahun
60’an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena
harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama
magnetic. Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan
memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM. Biasanya RAM dapat ditulis dan
dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM
biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk
digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat
menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder
jangka-panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar